Tabloidbnn.info | Bireuen – Momentum bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Bireuen untuk mempererat silaturahmi dengan berbagai elemen masyarakat, khususnya mahasiswa dan insan pers. Bertempat di Gazebo Pendopo Bupati pada Rabu (18/3) sore, rangkaian kegiatan diawali dengan Kajian Ramadhan, buka puasa bersama, hingga santunan anak yatim.
Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh jajaran pengurus Himpunan Mahasiswa Bireuen (HIMABIR) dan para jurnalis yang bertugas di wilayah tersebut. Kehadiran berbagai elemen ini menciptakan suasana akrab di tengah masa transisi pemulihan daerah pasca-bencana banjir yang sempat melanda beberapa titik di Bireuen.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bireuen, H. Mukhlis, S.T., secara simbolis menyerahkan santunan kepada sejumlah anak yatim. Aksi ini merupakan bentuk kepedulian sosial pemerintah daerah dalam menebar keberkahan di bulan suci, sekaligus meringankan beban sesama.
Wakil Bupati Bireuen, Ir. H. Razuardi, M.T., dalam sambutannya menekankan bahwa Ramadhan tahun ini menjadi momen refleksi kolektif bagi seluruh masyarakat, mengingat cobaan musibah banjir yang baru saja dilalui.
“Kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin tahunan. Ini adalah momentum bagi kita semua untuk memperkuat kebersamaan dan saling memberikan dukungan dalam proses pemulihan daerah pasca-banjir,” ujar Razuardi.
Pemerintah Kabupaten Bireuen juga memberikan apresiasi khusus kepada HIMABIR. Organisasi mahasiswa ini dinilai sangat responsif dan berperan nyata selama masa tanggap darurat, mulai dari aksi evakuasi hingga pendistribusian bantuan logistik kepada warga terdampak.
Razuardi berharap sinergi ini terus terjaga, mengingat posisi mahasiswa sebagai agent of change (agen perubahan) dan kontrol sosial yang strategis bagi pembangunan daerah.
“Pemerintah daerah membutuhkan ide segar, tenaga, dan kontribusi pemikiran dari generasi muda untuk membangun kembali Bireuen yang lebih tangguh di masa depan,” tambahnya.
Kegiatan diakhiri dengan doa bersama dan buka puasa dalam suasana sederhana namun penuh makna. Hal ini mencerminkan kuatnya sinergi antara pemerintah, mahasiswa, dan media dalam menjaga solidaritas serta optimisme pembangunan di Kabupaten Bireuen.













