Kendala Teknis, Bupati Bireuen Sebut Bantuan Daging Presiden Berpotensi Disalurkan Saat Idulfitri

  • Bagikan

Tabloidbnn.info | Bireuen (19/3/2026) – Penyaluran bantuan daging sapi dari Presiden RI untuk masyarakat terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Bireuen diprediksi mengalami pergeseran jadwal. Bantuan yang semula direncanakan cair pada momentum hari Mak Meugang, kini terancam baru bisa didistribusikan saat hari raya Idulfitri.

​Hal tersebut dikonfirmasi oleh Bupati Bireuen, H. Mukhlis, S.T., dalam sesi jumpa pers yang digelar di Pendopo Bupati Bireuen, Rabu malam (18/3/2026), usai agenda buka puasa bersama insan pers.

​Bupati Mukhlis menjelaskan bahwa kendala utama terletak pada proses administrasi dan teknis pengadaan yang memakan waktu lebih lama dari perkiraan awal.

​“Kemungkinan besar daging baru bisa kita bagikan pada hari raya nanti. Kami terus mengupayakan prosesnya, namun ada tahapan yang tidak bisa dilewati begitu saja,” ujar Mukhlis.

Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen sebelumnya sempat mempertimbangkan untuk menyalurkan bantuan dalam bentuk uang tunai guna mempercepat proses. Namun, rencana tersebut urung dilakukan karena dua alasan utama:

  1. Kendala Perbankan: Proses penarikan dana dalam jumlah besar tidak dapat dilakukan secara instan.
  2. Instruksi Presiden: Arahan langsung dari pusat menetapkan bahwa bantuan harus diberikan dalam bentuk daging sapi segar, sesuai dengan kebutuhan masyarakat dalam merayakan hari besar.

Saat ini, Pemkab Bireuen sedang merampungkan pengadaan 90 ekor sapi berkualitas. Bantuan ini nantinya akan difokuskan bagi warga di sejumlah desa yang terdampak parah oleh bencana banjir dan tanah longsor beberapa waktu lalu.

​Meski penyaluran kemungkinan meleset dari tradisi Mak Meugang, Pemerintah Daerah memastikan komitmennya agar bantuan tetap sampai ke tangan yang berhak. Diharapkan, bantuan daging ini dapat meringankan beban ekonomi sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat di hari kemenangan nanti.

Penulis: Sitorus
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *