Tabloidbnn.info Banda Aceh – Keprihatinan itu disampaikan oleh Ketua DPW Partai Bulan Bintang Aceh Mismaruddin Sofyan, S.Sos,
C.CCM atas peristiwa dugaan keracunan makanan yang menimpa ratusan Siswa di Kabupaten Aceh Selatan dan Bireuen.
Berdasarkan pemberitaan di beberapa Media Massa akhir Pebruari 2026, dugaan keracunan makanan yang menimpa ratusan Siswa harus dilarikan ke Fasilitas Kesehatan setelah diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan pada hari Kamis hingga Jumat. Sementara Korban terdiri dari 130 Siswa di Bireuen dan 18 Siswa di Kecamatan Pasie Raja Aceh Selatan. Saat ini para Siswa dalam proses menjalani perawatan di sejumlah Puskesmas, termasuk Puskesmas Ujung Padang Rasian dan Puskesmas Simpang Mamplam.
Mismaruddin Sofyan menegaskan bahwa, keselamatan dan kesehatan anak-anak harus menjadi skala prioritas yang diutamakan dalam setiap Program Pemerintah, terlebih Program yang menyasar pada kebutuhan dasar seperti Pangan Bergizi.
“Kami sangat prihatin dan mengecam jika benar telah terjadi kelalaian dalam pengawasan istribusi makanan. Program Makan Bergizi Gratis adalah program yang mulia, akan tetapi pelaksanaannya harus memenuhi Standar Higienitas dan Keamanan Pangan yang ketat,” Tegasnya.
Untuk itu, Ia mendesak Pemerintah Daerah bersama Organisasi Perangkat Daerah terkait untuk segera melakukan investigasi menyeluruh dan transparan guna memastikan faktor penyebab kejadian tersebut. Menurutnya, Audit terhadap Sistem Distribusi, Penyimpanan, hingga Penyajian Makanan harus dilakukan secara serius agar kejadian serupa tidak terulang lagi pada wakru yang akan datang.
“Jangan sampai niat baik Negara untuk mencerdaskan Generasi Anak Bangsa justru menimbulkan risiko kesehatan bagi Siswa. Oleh karena itu, Evaluasi Total perlu dilakukan, termasuk pengawasan kualitas bahan makanan dan pihak penyedia,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DPW PBB Aceh juga meminta agar seluruh Biaya Pengobatan para Siswa ditanggung sepenuhnya oleh pihak yang bertanggung jawab serta memastikan kondisi para korban tetapvdipantau hingga benar-benar pulih.
Sebagai Partai yang konsisten memperjuangkan kepentingan Ummat dan Generasi Muda, PBB Aceh menyatakan siap mengawal persoalan ini agar menjadi momentum perbaikan Tata Kelola Program Sosial di Aceh.
“Anak-anak adalah Amanah, maka Negara tidak boleh lalai, sebab Keselamatan mereka adalah tanggung jawab bersama,” Tutup Mismaruddin. (Red)












