Tabloidbnn.info | Aceh Tamiang – Sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap sesama rekan sejawat, Ketua DPD Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Aceh Tamiang, Muhammad Nuh, M.Kes, menyerahkan bantuan kepada 900 perawat yang menjadi korban banjir bandang di wilayah Kabupaten Aceh Tamiang.
Penyerahan bantuan tersebut dilakukan secara simbolis di Puskesmas Kota Kualasimpang pada Jumat, 6 Februari 2026. Bantuan ini ditujukan bagi anggota PPNI yang terdampak musibah banjir besar yang melanda daerah tersebut pada 26 November 2025 lalu.
“Seluruh penerima bantuan ini adalah anggota aktif PPNI Aceh Tamiang yang rumah atau penghidupannya terdampak langsung oleh banjir bandang,” ujar Muhammad Nuh usai prosesi penyerahan.
Muhammad Nuh menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan hasil kolektif dan sinergi dari berbagai tingkatan organisasi PPNI, di antaranya:
- DPP PPNI dan BAPENA Pusat.
- BAPENA Jawa Barat.
- DPD PPNI Cilegon.
- DPD PPNI Pandeglang.
Bantuan yang disalurkan berupa paket beras dan uang tunai. Distribusinya mencakup tenaga perawat yang bertugas di:
- 15 Puskesmas di wilayah Aceh Tamiang.
- 23 Klinik kesehatan.
- Dua Rumah Sakit Umum: RSUD Muda Sedia dan RSU Pertamina Rantau.
- Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tamiang.
Ketua DPD PPNI Aceh Tamiang berharap bantuan ini dapat meringankan beban ekonomi para perawat pascabencana. Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh donatur yang telah mengulurkan tangan.
“Kami mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada DPP, DPW BAPENA Pusat, rekan-rekan di Jawa Barat, Cilegon, dan Pandeglang atas kepedulian luar biasa bagi perawat di Aceh Tamiang. Semoga kebaikan ini menjadi berkah dan amal ibadah bagi kita semua,” tutupnya.












