Tabloidbnn.info. Mimika. Pemerintah Distrik Wania, Pemerintah Kampung Nawaripi, Community Health Development (CHD) PTFI, Puskesmas Wania, dan Lanud Yohanis Kapiyau Timika mengadakan aksi nyata untuk menekan penyebaran kasus malaria di RT 4 Kampung Nawaripi dengan mengadakan pembersihan lingkungan yang ada dipinggir kiri kanan jalan pada Jumat (27/2/2026). mulai pukul 08.00-10.00 WIT.
Ini menjadi contoh nyata kolaborasi lintas sektor dalam membangun kesadaran hidup bersih dan sehat. Pemerintah Kampung Nawaripi bersama aparat TNI dari Lanud Yohanis Kapiyau serta tenaga kesehatan dari Puskesmas dan Pustu Nawaripi, CHD PTFI sukses melaksanakan Gerakan Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI). Kegiatan ini dipadukan dengan program Clean Friday dari Distrik Wania, dan kegiatan rutin CHD PTFI.
Kegiatan bersih-bersih kampung mulai dari halaman Pustu Nawaripi hingga menjangkau wilayah RT 4 ini dipimpin langsung oleh Kepala Distrik Wania, Merlyn Temorubun,SSTP, bersama Kepala Kampung Nawaripi, Norman Ditubun, dan beberapa karyawan senior CHD PTFI.
Kehadiran pimpinan wilayah dalam kegiatan tersebut menjadi bukti komitmen kuat pemerintah dalam mendorong perubahan nyata di tengah masyarakat untuk membersihkan lingkungan agar terbebas dari nyamuk malaria.
Kadistrik Wania, Merlyn Temorubun, SSTP mengajak semua peserta bahwa kegiatan ini diadakan di RT 4 karena kasus malaria meningkat di RT 4. Sementara di RT 1 dan 2 menurun karena lingkungan mereka baru dibersihkan tiga minggu yang lalu.
Program kebersihan lingkungan ini kata Merlyn merupakan program Presiden Prabowo yang harus dilaksanakan disemua kampung dan kelurahan..Distrik Wania ada program Clean Friday yang dicanangkan bapak Bupati Mimika beberapa bulan lalu.
Dia melanjutkan program ini mesti dilaksanakan secara rutin tiap Jumat di kampung. Aparat kampung.mestinya jadi pioner dalam kegiatan bersih-bersih kampung ini.
Suasana kebersamaan begitu terasa. Aparat kampung, personel TNI, tenaga CHD, tenaga kesehatan, serta warga setempat bergotong royong membersihkan lingkungan. Saluran air dibersihkan untuk mencegah genangan dan potensi penyakit, sampah-sampah dikumpulkan dan diangkut, rumput liar dipangkas, serta area sekitar permukiman ditata agar

Kepala Kampung Nawaripi, Norman Ditubun, menegaskan bahwa Gerakan ASRI bukan sekadar agenda rutin atau seremonial semata, melainkan gerakan bersama yang bertujuan membangun budaya hidup bersih dan sehat secara berkelanjutan.
“Melalui Gerakan ASRI dan Program CHD ini, kami ingin menanamkan kesadaran bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Lingkungan yang bersih akan berdampak langsung pada kualitas kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dan mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, sinergi antara pemerintah kampung, TNI, dan tenaga kesehatan menjadi kekuatan besar dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju pola hidup yang lebih sehat dan tertib.
Program Community Health Development (CHD) yang dilaksanakan turut memperkuat aspek edukasi dalam kegiatan ini. Tenaga kesehatan memberikan penyuluhan langsung kepada warga mengenai pentingnya sanitasi lingkungan, pencegahan penyakit menular, serta penerapan pola hidup bersih dan sehat di lingkungan keluarga. Edukasi ini menjadi langkah preventif untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara menyeluruh.
Kehadiran aparat TNI dari Lanud Yohanis Kapiyau juga menjadi simbol dukungan penuh terhadap pembangunan berbasis masyarakat. Selain membantu dalam kegiatan fisik, personel TNI turut berinteraksi dengan warga, memberikan motivasi, serta mempererat hubungan kemitraan antara aparat dan masyarakat.
Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias dan semangat gotong royong. Partisipasi aktif warga menunjukkan bahwa kesadaran akan pentingnya lingkungan yang aman, sehat, resik, dan indah semakin tumbuh di Kampung Nawaripi.
Melalui Gerakan ASRI dan Program CHD ini, Pemerintah Kampung Nawaripi berharap tercipta perubahan yang berkelanjutan. Lingkungan yang bersih bukan hanya menghadirkan kenyamanan, tetapi juga menjadi fondasi utama dalam memperkuat ketahanan kesehatan masyarakat di Distrik Wania.
Kolaborasi yang telah terbangun ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin sekaligus inspirasi bagi kampung-kampung lainnya di Mimika untuk terus bergerak bersama membangun masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera..(red)












