Bupati Mimika, Johannes Rettob saat melepas pawai obor
Tabloidbnn.info.Timika, fajarpapua.com — Ribuan umat Kristiani di Kabupaten Mimika Papua Tengah, mengikuti pawai obor dalam rangka menyambut fajar Paskah, Minggu (5/4) dini hari.
Kegiatan yang sarat makna spiritual ini menjadi momentum refleksi iman sekaligus ajakan menjaga kedamaian di tengah kehidupan bermasyarakat.
Pawai obor yang dimulai sekitar pukul 01.00 WIT tersebut secara resmi dilepas oleh Bupati Mimika, Johannes Rettob, di Lapangan Eks Pasar Swadaya, Jalan Yos Sudarso.
Selanjutnya, peserta berjalan melintasi rute depan Gereja Tiga Raja – Cenderawasih – Budi Utomo dan berakhir di pelataran Gedung Eme Neme Yauware.
Dalam sambutannya, Bupati Rettob menekankan meskipun tema Paskah berbeda-beda, baik secara nasional, lokal, maupun dari Keuskupan Timika, namun esensi perayaan tetap sama, yakni kebangkitan Yesus Kristus sebagai sumber harapan dan kedamaian.
“Momentum Paskah ini mengajarkan kita untuk bangkit dari masa lalu dan memperbaiki kehidupan ke depan. Tinggalkan segala persoalan yang dapat memicu konflik, dan mari kita bangun kehidupan yang lebih baik,” ujar Bupati Rettob.
Ia mengajak seluruh masyarakat Mimika, khususnya umat Kristiani, untuk menjadikan Paskah sebagai momen introspeksi diri.
Menurutnya, refleksi atas kesalahan di masa lalu penting dilakukan demi menciptakan masa depan yang lebih harmonis.
“Refleksikan diri kita, apa yang telah kita perbuat sebelumnya yang kurang baik, mari kita perbaiki ke depan menjadi lebih baik,” katanya.
Lebih lanjut, Bupati Rettob juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan menghindari konflik, baik dalam lingkup keluarga, suku, maupun masyarakat luas.
“Jangan kita saling bermusuhan atau berselisih. Tidak boleh ada konflik di antara kita. Momentum Paskah ini harus kita gunakan untuk menciptakan kedamaian di Kabupaten Mimika,” tegasnya.
Ia juga berharap citra umat Kristiani di Mimika tetap terjaga dengan menunjukkan sikap hidup yang damai dan penuh kasih, sejalan dengan nilai-nilai Paskah.
Selama pelaksanaan pawai obor, kegiatan berlangsung dengan aman dan lancar.
Aparat keamanan turut melakukan pengamanan ketat guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan kondusif. (mas)













