Tabloidbnn.info.Medan – Sepertinya suasana Sumatera Utara pasca banjir bandang dan longsor tidak membuat mata aparat khususnya Polri terutama Polda Sumut untuk berempati atau berhenti untuk mengizinkan usaha ilegal yang dijalankan oleh AK yang sudah sangat meresahkan di Sumut. Bahkan usaha ilegal milik AK diduga sepertinya mendapat restu dari Polda Sumut.
Hal ini diketahui oleh awak media pada Rabu (10/12/2025) saat mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa saat ini AK yang dulunya dikenal sebagai Raja Judi tembak ikan malah melebarkan usahanya ke usaha lain berjenis Toto Gelap (Togel). Padahal beberapa waktu lalu usahanya berupa judi ikan – ikan telah digrebek oleh emak – emak di Kota Kisaran.
Terbaru kini malah AK diduga melebarkan usaha togelnya ke Deli Serdang, setelah sebelumnya berada di Serdang Bedagai, Simalungun, Asahan, Pematang Siantar, serta Tebing Tinggi. Bahkan ada kabar dan dugaan bahwa AK ingin jadi penguasa tunggal segala bentuk perjudian di Sumatera Utara.
Kapolda Sumut yang dihubungi ataupun dikabarkan tentang pemberitaan ini seakan tidak bergeming ataupun berani menindak pengusaha Tionghoa berinisial AK ini, sebab itulah patut diduga adanya kongkalikong yang dilakukan oleh AK dengan APH. Sebab tidak mungkin APH tidak mengetahui akan hal itu apabila tidak ada kerjasama. Atau patut diduga Kapolda tidak berani memerintahkan Dirkrimum Kombes Pol Ricko Taruna Mauruh untuk menindak usaha ilegal milik AK dikarenakan Dirkrimum adalah Seniornya.
Dilain tempat di Kota Tebing Tinggi, masyarakat bernama Sandi yang ditemui oleh awak media ini mengatakan bahwa perjudian jenis Ikan – ikan milik AK sudah berjalan lama dan kini malah membuka togel yang berjalan satu hari 3 kali yakni : Siang Togel Sydney, Sore Togel Singapore dan Malam Togel Hongkong. Bahkan masyarakat Kota Tebing Tinggi sudah melaporkan hal tersebut kepada Kapolres Tebing Tinggi AKBP Simon Paulus Sinulingga dan juga Kasat Reskrimnya AKP Budi Sihombing, namun sepertinya mereka enggan menindaknya dan bahkan dengan sengaja membiarkan usaha ilegal milik AK tersebut.
Dirinya selaku masyarakat di Kota Tebing Tinggi meminta agar awak media ini bersedia menyampaikan keresahan ini kepada petinggi Polri di Jakarta, sebab apabila hal ini terus dibiarkan maka bukan tidak mungkin menimbulkan konflik sosial di masyarakat kedepannya. Awak media pun melalui pemberitaan ini mengatakan akan menyampaikan hal ini kepada Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo M. Si, agar hal – hal yang tidak diinginkan terjadi. Mengingat saat ini suasana di Sumut sedang berduka, jadi diminta jangan melegalkan usaha yang ilegal karena itu bertentangan dengan UU.












