Pemalangan Sekolah Berulang di Mimika, DPRK Minta Ketegasan Pemerintah

  • Bagikan

Tabloidbnn.info. Timika. Aksi pemalangan sekolah kembali terjadi di Kabupaten Mimika, Rabu (14/1/2026), yang menyebabkan aktivitas proses belajar mengajar terhenti di sejumlah sekolah.

Pantauan di lapangan, sedikitnya empat sekolah terdampak pemalangan dan penguncian ruang kelas, yakni SMA Negeri 1 Mimika, SMP Negeri 7 Mimika, SD Inpres 1 Inauga, serta SMA Negeri 7 Mimika. Akibatnya, para siswa tidak dapat mengikuti kegiatan belajar sebagaimana mestinya.

Kondisi tersebut mendapat sorotan tegas dari Ketua Komisi III DPRK Mimika, Herman Gafur. Ia menyayangkan aksi pemalangan yang kembali berulang dan belum menemukan penyelesaian yang jelas hingga saat ini.

“Hari ini kita melihat ada beberapa sekolah yang tidak bisa melaksanakan aktivitas belajar mengajar karena adanya oknum-oknum yang mengklaim kepemilikan lahan dan melakukan pemalangan. Kami selaku pimpinan Komisi III sangat menyayangkan hal ini, karena kejadian serupa sudah sering terjadi namun tidak ada titik terang penyelesaiannya,” tegas Herman.

Menurutnya, persoalan klaim lahan tidak boleh terus-menerus berdampak pada dunia pendidikan, terlebih merugikan peserta didik. Ia meminta Pemerintah Kabupaten Mimika segera memastikan kejelasan dokumen kepemilikan lahan sekolah-sekolah tersebut.

“Kami meminta pemerintah daerah memastikan apakah dokumen atau sertifikat kepemilikan lahan sekolah itu sudah ada atau belum. Jika memang sudah ada, maka oknum-oknum yang sering melakukan pemalangan harus diberikan sanksi tegas agar ada efek jera,” ujarnya.

Namun, lanjut Herman, apabila dokumen kepemilikan belum tersedia, pemerintah daerah harus segera mempercepat proses penyelesaiannya agar persoalan serupa tidak terus berulang.

“Apapun alasannya, hak anak-anak kita untuk mendapatkan pendidikan adalah hak mutlak yang harus kita lindungi. Jangan sampai persoalan ini justru mengorbankan masa depan anak-anak, karena pendidikan adalah hak dasar yang dijamin oleh undang-undang,” pungkasnya.

Penulis: ErwinEditor: Zion
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *