​Percepat Pemulihan Pascabencana, Aceh Tamiang Terima 70 Paket Alat Berat dari Kemendagri

  • Bagikan

Tabloidbnn.info | Aceh Tamiang – Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat dalam upaya pemulihan pascabencana. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengonfirmasi pengiriman 70 paket alat berat untuk mempercepat pembersihan dan perbaikan infrastruktur di seluruh wilayah kabupaten.

​Kabar baik ini disampaikan dalam rapat darurat yang dipimpin oleh Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol (Purn) Armia Pahmi, S.H., M.H., di Aula Setdakab pada Minggu (18/1/2026). Rapat tersebut turut dihadiri perwakilan Kemendagri, Kepala Satuan Manggala Praja IPDN, Brigjen Pol. Ulung Sampurna Jaya, S.I.K., M.H.

​Bupati Armia Pahmi mengungkapkan bahwa bantuan ini merupakan respon kilat atas permohonan yang diajukan kepada Presiden melalui Mendagri pada pekan lalu.

​”Mendagri melalui Pak Ulung mengonfirmasi pengiriman 70 paket alat berat. Setiap paket terdiri dari Ekskavator, Dump Truck, dan Grader. Selain itu, ada tambahan 9 Ekskavator Mini untuk menjangkau pembersihan di area pemukiman padat penduduk,” ujar Armia.

​Bantuan tersebut dijadwalkan tiba dalam satu minggu ke depan dan akan langsung didistribusikan ke setiap kecamatan. Para Camat ditunjuk sebagai penanggung jawab lapangan untuk memastikan alat bekerja efektif di wilayah masing-masing.

​Dalam arahannya, Armia Pahmi memberikan instruksi keras kepada jajaran Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), hingga para Camat untuk bekerja ekstra dalam masa darurat ini.

“Saya minta tingkatkan semangat kerja, tidak ada hari libur selama masa pemulihan. Jika ada yang merasa keberatan, silakan ajukan langsung kepada saya,” tegas Bupati Armia.

​Ia juga mewanti-wanti agar tidak ada praktik pungutan liar dalam proses evakuasi lumpur maupun sampah di lingkungan masyarakat. Seluruh biaya operasional, mulai dari honor operator, sopir, hingga bahan bakar minyak (BBM), sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah.

​”Seluruh proses pembersihan di masyarakat adalah gratis. Penanganan lumpur, drainase, dan sampah harus jadi prioritas utama,” tambah Armia.

​Menanggapi arahan Kemendagri, Pemkab Aceh Tamiang langsung membentuk Satgas Alat Berat yang dipimpin oleh Pj. Sekda dan Kepala Dinas PUPR. Satgas ini bertugas memastikan penggunaan unit alat berat tepat sasaran dan terkoordinasi dengan baik.

​Brigjen Pol. Ulung Sampurna Jaya menyatakan akan segera melaporkan kesiapan teknis Aceh Tamiang kepada Mendagri Tito Karnavian.

​”Hasil pertemuan pagi ini mengenai paparan program dan kesiapan daerah akan langsung saya laporkan. InsyaAllah dalam dua hari ke depan, proses pengiriman seluruh peralatan akan segera dilakukan,” pungkas Ulung.

Penulis: Abdul Karim
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *