Tabloidbnn.info.OKU Timur. Atmosfer di Balai Rakyat Setda OKU Timur pada Rabu, 18 Februari 2026 berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan. Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur secara resmi melantik 36 pejabat untuk menempati jabatan strategis dalam struktur birokrasi daerah.
Pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati OKU Timur, Ir. H. Lanosin, M.T., M.M. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa jabatan publik merupakan bentuk kepercayaan yang harus dijalankan sebagai tanggung jawab pelayanan kepada masyarakat, bukan sekadar simbol kewenangan.
Komposisi pejabat yang dilantik terdiri dari 1 pejabat Eselon II A, 6 pejabat Eselon II B, 3 pejabat Eselon III A, 3 pejabat Eselon III B, 18 pejabat Eselon IV A, 3 pejabat Eselon IV B, serta 1 Kepala Puskesmas.
Sejumlah posisi kunci kini terisi secara definitif. H. Rusman, S.E., S.T., M.M. ditetapkan sebagai Sekretaris Daerah OKU Timur. Inoferwenti Intan, S.E., M.M. memimpin Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Harlius, S.Sos., M.M. dipercaya sebagai Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan. Ikra Sentana, S.STP menjabat Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, dan Rozalino, S.T., M.M. memimpin Dinas Perhubungan.
Di sektor pelayanan perizinan dan investasi, Agustoni, S.E., M.M. mengisi jabatan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Sementara itu, Ir. Emiliana Heri Andri Widiawati, S.T., M.M. ditunjuk sebagai Camat Martapura, Edi Suyono sebagai Sekretaris Camat Buay Madang, serta Amsuni Usman sebagai Camat Belitang.
Dalam arahannya, Bupati Enos menyampaikan ucapan selamat sekaligus pesan mendalam kepada seluruh pejabat yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa setiap kewenangan yang melekat pada jabatan harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.

“Jangan sampai wewenang disalahgunakan. Kita ini dipercaya untuk satu tujuan besar, yaitu mensejahterakan rakyat,” ujarnya.
Bupati juga menekankan bahwa pejabat publik dituntut aktif membangun komunikasi dan kehadiran nyata di tengah masyarakat, bukan hanya menjalankan fungsi administratif dari balik meja.
“Ambil hati masyarakat dengan kerja nyata, bukan sekadar kata-kata,” pesannya.
Kepada pejabat eselon II, bupati menggaris bawahi pentingnya kepemimpinan kolaboratif dan soliditas tim kerja. Sedangkan bagi pejabat eselon III dan IV, ia mengingatkan agar menjaga loyalitas, kedisiplinan, serta profesionalitas dalam menjalankan kebijakan organisasi.
“Jaga komunikasi. Jangan ada jarak. Organisasi akan kuat kalau semua bergerak dalam satu irama,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati kembali mengingatkan prinsip kepemimpinan yang ia pegang, yakni LRT: Loyal terhadap pekerjaan, Royal dengan waktu, serta berintegritas sebagai fondasi tata kelola pemerintahan yang efektif dan terpercaya.
Sebagai penutup, ia menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan, disertai harapan agar seluruh aparatur Pemerintah Kabupaten OKU Timur senantiasa diberi kekuatan dan ketulusan dalam menjalankan amanah pelayanan publik. (Novri)












