Semarak Parade Paskah 2026 Dibuka Bupati Mimika, Ribuan Umat Tumpah Ruah Tebarkan Iman dan Persatuan

  • Bagikan

Bupati Mimika Johannes Rettob saat membuka parade Paskah Oikumene 2026 di depan Gedung Emeneme Yauware.

Tabloidbnn.info.Timika, — Suasana sukacita dan semangat kebersamaan mewarnai pelaksanaan Parade Paskah Oikumene 2026 yang digelar oleh Persekutuan Gereja-Gereja Mimika (PGGM), Selasa (7/4), di Kota Timika.

Parade yang mengusung tema “Kristus Bangkit Membarui Kemanusiaan Kita” (2 Korintus 5:17) ini menjadi pusat perhatian masyarakat, dengan ribuan peserta dari berbagai denominasi gereja dan elemen masyarakat turut ambil bagian dalam iring-iringan penuh warna dan makna iman.

Kegiatan diawali di depan Graha Emeneme Yauware dan secara resmi dibuka oleh Bupati Mimika, Johannes Rettob.

Dalam sambutannya, Bupati Rettob menegaskan parade Paskah tidak hanya sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum penting untuk memperkuat iman sekaligus mempererat persatuan di tengah keberagaman.

“Parade ini adalah wujud nyata sukacita atas kebangkitan Kristus yang membawa harapan baru bagi umat manusia. Ini juga menjadi pengingat akan pentingnya hidup dalam kasih dan persaudaraan,” ujarnya.

Rangkaian parade semakin semarak dengan penampilan tarian dari anak-anak Sekolah Minggu yang memukau di garis start.

Peserta kemudian berjalan menyusuri sejumlah ruas jalan utama Kota Timika, mulai dari Jalan Budi Utomo, Hasanuddin, Yos Sudarso, hingga Cenderawasih, sebelum berakhir di Kantor Bupati Mimika.

Sepanjang rute, masyarakat antusias menyaksikan jalannya parade. Beragam atribut Paskah, puji-pujian, serta kreativitas peserta dalam menampilkan pesan-pesan rohani menambah kemeriahan suasana.

Bupati Rettob juga mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak, termasuk unsur lintas agama yang turut mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut dengan aman dan tertib.

Menurutnya, kehadiran berbagai elemen masyarakat dalam parade ini mencerminkan kehidupan harmonis di Mimika yang menjunjung tinggi nilai toleransi.

“Ini bukan hanya perayaan umat Kristiani, tetapi juga menjadi simbol kuat persatuan dan kerukunan antarumat beragama di Mimika,” tambahnya.

Ia pun mengimbau seluruh peserta, khususnya generasi muda, untuk terus menjaga ketertiban serta menjunjung tinggi nilai-nilai kasih dalam kehidupan sehari-hari.

“Jadilah pribadi yang membawa damai, rendah hati, dan menjadi teladan di tengah masyarakat. Mari kita terus jaga persatuan dan kebersamaan,” pesannya.

Parade Paskah PGGM 2026 ini tidak hanya menjadi perayaan iman, tetapi juga panggung kebersamaan yang memperlihatkan kuatnya persaudaraan dan harapan akan kehidupan yang lebih damai di Kabupaten Mimika. (moa)

Penulis: ZmsEditor: Redaksi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *