Tampak anak-anak di Tolikara saat berada di perpustakaan
Tabloidbnn.info. Jayapura. – Upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah pedalaman Papua terus dilakukan oleh prajurit TNI. Salah satunya melalui program Rumah Baca yang digagas personel Yonif 511/DY di Distrik Kanggime, Kabupaten Tolikara, Minggu (8/3).
Melalui Pos Kanggime, prajurit yang tergabung dalam Satgas Pengamanan Perbatasan RI–PNG mengajak anak-anak setempat untuk belajar membaca dan menulis dalam program yang diberi nama Rumah Baca Kanggime.
Program ini bertujuan membantu meningkatkan kemampuan literasi anak-anak sekaligus membuka wawasan mereka sejak usia dini.
Dalam kegiatan tersebut, para prajurit secara langsung mendampingi anak-anak belajar mengenal huruf, membaca, serta menulis dengan metode sederhana dan menyenangkan.
Suasana belajar berlangsung penuh semangat dan keceriaan, terlihat dari antusiasme anak-anak yang mengikuti setiap kegiatan pembelajaran.
Keberadaan Rumah Baca Kanggime pun mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat.
Program ini dinilai memberikan kontribusi nyata dalam membantu proses pendidikan anak-anak di daerah pedalaman yang masih memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas belajar.
Seorang guru dari SD Belep, Jusman W, menyampaikan apresiasi atas kepedulian prajurit TNI yang turut membantu proses belajar anak-anak di Distrik Kanggime.
Menurutnya, kehadiran personel Satgas tidak hanya memberikan rasa aman bagi masyarakat, tetapi juga turut mendorong kemajuan pendidikan di wilayah tersebut.
“Kami sangat berterima kasih kepada personel Yonif 511/DY yang telah membantu mengajar anak-anak membaca dan menulis. Kehadiran mereka sangat membantu dalam membangun generasi yang lebih cerdas dan berkualitas,” ujarnya.
Program Rumah Baca Kanggime menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian TNI dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di Tanah Papua.
Diharapkan melalui kegiatan belajar bersama ini, anak-anak di Distrik Kanggime semakin termotivasi untuk belajar sehingga kelak tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang cerdas, berdaya saing, dan mampu membawa kemajuan bagi Papua. (hsb)












