UNIKI Aceh Peringatan Maulid Nabi 9 SAW, Serukan Merawat Tradisi Dalam Bingkai Syari’at

  • Bagikan

Tabloidbnn.info – Bireuen. Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen Aceh, Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 Hijriah dengan penuh khidmat, Minggu (17/11/2024). Acara ini mengangkat tema ” merajut ukhuwah dan merawat tradisi dalam bingkai syari’at”.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Pj Bupati Bireuen yang di wakili oleh Sekda, unsur Forkopimda Kabupaten Bireuen, DPRK Bireuen Camat, Mukim, Keuchiek, para Dosen, Tokoh Masyarakat , Pimpinan Dayah, Mahasiswa, Orang Tua/Wali Mahasiswa serta para tamu undangan lainya.

Dalam Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446, DR. H. Amiruddin Idris, SE, M.Si, Pembina UNIKI, mewakili Ketua panitia pelaksana lomba, Drs. Jailani. MM kepada awak media Tabloidbnn, menjelaskan selain acara Perayaan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW dirangkai dengan beragam kegiatan selain itu, acara di sisi ceramah Agama yang sampaikan oleh Tgk. Abdul Aziz.

Beliau mengajak kita untuk merajut ukhuwah dan merawat tradisi dalam bingkai Syari’at, setiap manusia butuh syariat untuk melengkapi dan menyempurnakan akal budinya agar sejalan KehendakNya. Ini adalah konsekwensi iman. Dengan landasan iman itu, apa yang datang dari syariat pasti mengandung kebaikan dan kebenaran, walaupun seringkali dirasakan tidak sejalan dengan keinginan manusia.

Jika akal budi sejalan dengan syariat, maka kehidupan beragama menjadi luwes dan indah. Manusia tetap bisa berkreasai dalam budaya, tanpa mengabaikan norma syariat yang Allah SWT dan RasulNya wariskan kepadanya, mungkin seperti inilah yang dimaksud dengan Islam rahmatan lil alamiin itu.

Allah SWT, telah menjelaskan bahwa sesungguhnya orang-orang yang memutuskan hubungan kepada Allah maupun kepada sesama manusia hidupnya akan diliputi kehinaan dimana pun mereka berada.

Selain lomba ceramah agama kelompok dewasa juga lomba pidato di kampus UNIKI Bireuen, juga menyerahkan santunan kepada 50 anak yatim dari Desa Blang Bladeh dan Geulumpang Payong Kecamatan Jeumpa Bireuen.melaksanakan kenduri maulid yang dirangkai dengan berbagai kegiatan lainnya. Ujar Jailani.

Lomba pidato yang diikuti para mahasiswa salah satu bagian dari menyiapkan kader Dai di lingkungan mahasiswa, santri dan juga masyarakat, para peserta yang meraih juara satu, dua dan tiga masing-masing kelompok akan mendapat pembinaan lanjutan dari Pemerintah Aceh melalui Dinas terkait nantinya. Pungkasnya Jailani ketua panitia.

Penulis: MuzakkirEditor: Redaksi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *