Tabloidbnn.info | Wakil Gubernur Aceh, H Fadhlullah, SE.,memimpin rapat lintas SKPA dalam rangka percepatan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih pada Kamis (15/5/2025) sumber dinsos-aceh
Rapat digelar di ruang Potensi Daerah Kantor Gubernur Aceh, acara tersebut mulai pukul 14.00 WIB. Turut dihadiri oleh sejumlah pejabat, hadir Kepala Dinas Sosial Aceh, Dr. Muslem Yacob.
Rapat tersebut membahas strategi dan langkah-langkah percepatan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di Aceh, dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan ketahanan ekonomi masyarakat Desa yang terintegrasi secara Nasional, Wagub Aceh menekankan pentingnya kerjasama antar SKPA dalam mencapai target pembentukan koperasi Desa, dan sesuai arahan Presiden Prabowo dalam program ketahanan pangan Nasional.Ujarnya Fadhlullah
“Karena begitu arahan pimpinan kita dalam rencananya membangun Indonesia, efisiensi yang dilakukan beliau akan fokus pada ketahanan nasional. Sebab seorang Presiden akan melihat ancaman dari luar bagi bangsanya.”
Tambahnya Wakil Gubernur Aceh, meminta SKPA terlibat agar memperkuat sosialisasi mengenai filosofis dan tujuan dari program Koperasi Merah Putih ini. Ia menjelaskan bahwa banyak peluang dan kesempatan ekonomi ke rakyatan yang terbuka ketika koperasi ini berjalan di Desa.Harapnya
“Diperhitungkan dari program Koperasi ini di setiap Desa akan terjadi perputaran uang miliaran. Inilah tugas Desa ke depan, karena itu target 6.500 Koperasi/Desa di Aceh harus terwujud,” Tegasnya Fadhlullah.
Wagub Aceh juga meminta agar seluruh urusan dalam proses pembentukan Koperasi dipermudah. “Permudahkan seluruh urusan dalam proses pembentukan Koperasi, bagus koneksi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong dengan Dinas UKM Koperasi dan Dinas yang terkait, jika butuh surat Gubernur segera siapkan (untuk ditandatangani),” Jelasnya.
Menindaklanjuti arahan Wakil Gubernur, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Aceh, Azhari, menyampaikan bahwa target pembentukan Koperasi Merah Putih yang tersebar di seluruh gampong di Aceh. Dengan dukungan Gubernur dan Wakil Gubernur, Koperasi ini diharapkan menjadi lokomotif ekonomi masyarakat Desa.
“Koperasi ini akan menjadi wadah bagi Desa untuk mandiri secara ekonomi, mengurangi pengangguran, dan mewujudkan kemandirian pangan,” Kata Kadis.
Pemerintah Aceh dalam waktu dekat akan menggelar rapat daring dengan seluruh Kepala Desa dalam rangka mematangkan langkah strategis percepatan pembentukan Koperasi. Pertemuan tersebut akan menjelaskan tentang filosofis, langkah teknis, peran dan format pantau laporan pelaksanaan.
Seperti diketahui, Program Koperasi Desa Merah Putih adalah inisiatif Presiden Prabowo untuk membentuk 80.000 koperasi di desa/kelurahan, dengan tujuan memberdayakan masyarakat dan meningkatkan ekonomi desa. Program ini bertujuan untuk mendorong pemanfaatan potensi lokal, menyediakan akses keuangan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui usaha bersama.(MZ)












