Pekerjaan Proyek Pemeliharaan Jalan SP Suka Maju Sunggal Jadi Sorotan, karena Abaikan K3 dan Pengawasan

  • Bagikan

Tabloidbnn.info. Deliserdang. – Proyek pemeliharaan jalan senilai Rp359.200.000 .00 yang di kerjaan kan oleh CV WAHID AL WALIK KUDDUS di Jalan SP.Suka Maju Sunggal Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli serdang yang didanai APBD Tahun 2025, kini menjadi sorotan tajam dan menuai kritik pedas dari masyarakat. Pasalnya, proyek masih berjalan ini terindikasi minim pengawasan dan secara terang-terangan mengabaikan Standar Keselamatan Kerja (K3).

Pantauan langsung team media di lokasi pada Kamiis (20 /11/2025) mengungkap fakta yang mengkhawatirkan, aktivitas pengerjaan berlangsung tanpa kehadiran pengawas yang memadai. Lebih parah lagi, para pekerja terlihat nekat beraktivitas tanpa Alat Pelindung Diri (APD) yang merupakan kewajiban mutlak dalam setiap proyek konstruksi.

Di pagu anggaran kontrak tidak di cantumkan volume nya Tanpa volume, publik kehilangan haknya untuk melakukan kontrol sosial. Padahal, sesuai UU No. 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, setiap penggunaan anggaran negara wajib terbuka.

Ketidak jelasan volume bisa menimbulkan dugaan adanya potensi penyimpangan anggaran, mark up, hingga pekerjaan asal jadi.

Kondisi ini memunculkan dugaan bahwa proyek drainase tersebut bukan hanya bermasalah kwalitasnya , tetapi juga rawan manipulasi administrasi, yang bisa berdampak pada akuntabilitas penggunaan anggaran negara.

Anggaran yang cukup besar dengan ‘kejar tayang’ menimbulkan keraguan besar tentang kualitas proyek.
Saat team media konfirmasi dengan mandor bernama parno kenapa PPTK tidak berada di tempat dan siapa pengawas bungkam lalu di arahkan nya kepada ( J) yang mengaku oknum wartawan kenapa perkerja di lapangan banyak yang tidak memakai APD dengan entengnya menjawab mereka gerah memakai APD cetusnya sedangkan itu wajib sesuai UU NO 1 tahun 1970 tentang keselamatan kerja.

Dengan anggaran ratusan juta dikhawatir hasilnya tidak maksimal. Ini juga menimbulkan pertanyaan besar, tentang kwalitas mutu proyek drainase tersebut.

Minimnya pengawasan, kelalaian K3 yang fatal, apa bila terjadi kecelakaan kerja dilapangan menunjukkan adanya indikasi kelalaian serius dari pihak kontraktor maupun dinas terkait yaitu dinas SDA BMBK Deli Serdang.

Hingga berita ini di tayangkan ke publik belum ada tanggapan dari kadis SDA BMBK Deli Serdang Bapak Janso Sipahutar ST dan Kepala bidang dinas SDA BMBK Deli Serdang Ibu Marlina Simajunttak dan pelaksana proyek drainase tersebut yang di biaya anggaran negara.

Penulis: RedaksiEditor: Redaksi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *